Iron Member
Join or Login to Multipers to get updates from Gabrielle DM.
Article Categories:
It's time for an EVENT! :D
Ceritaku, pendapatku
Bunga Wijayakusuma
Review Film
Uncategorized
Photo Album Categories:
Uncategorized
Review Categories:
Uncategorized
Recipe Categories:
Uncategorized
Product Categories:
Uncategorized

Catatan perjalanan ke Beijing 27 Sept - 3 Okt 2013 (Part 3 - end)

Posted at 2013-10-07 13:13:01

1 Oktober 2013

Hari ini adalah hari libur nasional China karena perayaan hari kemerdekaan. Pagi2 dah hujan deras dan masih hujan gerimis rapet banget hingga jam 10 waktu setempat, padahal itu adalah jam upacara resmi di Tian An Men. Wahhh... kesian bener yang upacara. Saya dan adikku berleha2 di kamar hotel, buka tv, dan benarlah ada siaran langsung upacara di Tian An Men. Presiden, PM, beserta para mentri berjas berdasi plus berpayung hitam masing2 lagi upacara. Para dubes dan undangan semua berhujan2 dengan jas hujan plastik transparan. Anak2 paduan suara (anak2 SD) berseragam sekolah & berjas hujan plastik transparan yang sama. Para tentara & polisi yang ikut upacara tentu saja berhujan2 bebas dengan seragam komplit tanpa takut. Ngeliat kaya gitu koq rasanya penderitaan amat itu para pejabat & pendukung acara, beda banget dengan perayaan kemerdekaan kita yang full tenda.

Kami jadinya baru keluar kamar sekitar pukul 12. Agenda hari ini adalah membeli tablet untuk adikku, karena mendadak laptopnya ngadat ga bisa detect audio device. Panik, karena sebenernya ga ada budget untuk beli beginian dengan kondisi uang sekarang jadi sangat terbatas karena harus bayar ini itu untuk sewa tempat tinggal. Area elektronik terkenal adalah di Zhong Guan Cun. Naik Metro-lah kami ke sana dengan suasana lautan manusia karena hari ini liburan. Lumayan stres terutama karena harus melewati 3 stasiun pergantian yang selalu full oleh manusia yang jalan sembarangan, berhenti sembarangan, main terobos waktu masuk kereta, ga mau kasih tempat, tambahan semuanya *sorry* bau badan, plus beberapa meludah dan *sorry* kentut sembarangan. Berbeda dengan di Indonesia sini, kentut pun rasanya dipikirkan, toleransi dan sebagainya. Mereka di sana sih ga keberatan preettt keras sekali pun...

image_18.jpeg  image_19.jpeg

Sesampai di Zhong Guan Cun, baru sadar bahwa akhirnya saya bisa melihat langit biru untuk pertama kalinya sejak mendarat di sini. Ini pasti karena sang hujan yang mencuci segalanya. Saya dan adikku masuk ke salah satu gedung, waduh itu yang namanya sales, bener2 mengerikan maksa nanyain & menawarkan barang dagangannya. Ada 1 yang nyoba megang sikut kananku, langsung kutepis. Sebel bener, apaan pake pegang2! Entah mengapa saat itu rasanya kaki ini seperti terantarkan ke stand Asus dan penjualnya setengah tua, ramah bener & sabar. Ahirnya beli juga sang Asus.

Setelah proses beli yang cukup lama karena barang harus diambil dari gudang yang ternyata beda gedung, saya dan adikku lapar. Ternyata nyari tempat makan di sana cenderung sulit. Heran juga para pgawai itu makan di mana. Sepanjang mata memandang hanya terlihat Mc Donald, Starbucks (ada 3, beda gedung), dan Paris Baquette. Kesal karena lapar, akhirnya terlihat tulisan 赛百味 (=sai bo wei) yang tadinya saya ga ngerti artinya meski bisa baca, adikku yang ngeh, itu SUBWAY katanya. Ya sudahlah karena ga ada makanan lain, makan Subway jadinya. Akses menuju Subway itu agak aneh pula. Hanya ada 1 akses eskalator mati menuju restoran yang terletak di lantai 2. Waktu memesan ternyata harus pake otot pula, karena pramusaji-nya ga sabaran. Alhasil kena teriakan adikku juga pada akhirnya waktu nanyain saos. Adikku ngedumel keras,"Emangnya hanya dia doang yang bisa teriak!" :D

Setelah dari situ, kami ke Hong Qiao Pearl Market, dekat Temple of Heaven, keluaran Metro Tian Tan Dong Men. Ini foto maksa banget, keliatan ga atap Temple of Heaven-nya?

image_17.jpeg Langitnya cerah bener setelah ujan ya?

Bukan mau beli mutiara di Hong Qiao, tapi kata internet bangunan itu njual elektronik & segala pernak-pernik, jadi pingin liat. Gedungnya ga ada tanda2 jualan elektronik. Bangunannya seperti bangunan istana kuno.

photo.JPG

 

 

Dari sana, kami putuskan untuk balik ke daerah calon tempat tinggal adikku untuk cek kondisi lingkungan sekitar & ngamati posisi pasar, supermarket, atau apapun yang nantinya sebagai tempat adikku beli ini itu. Ternyata dari calon tempat tinggal itu sampai hotel bisa dijalani pake jalan kaki & kami melewati 1 taman yang ditanami bagus bener nih :

image_14.jpeg

Malamnya kami makan di dekat hotel, 2 masakan ini :

image_15.jpeg image_16.jpeg

Dua2nya masakan nasi ayam cuma beda bumbu. Porsi cukup besar & mengenyangkan.

 

2 Oktober 2013

Hari ini adalah hari terakhirku sebelum pulang ke Indonesia. Agenda hari ini adalah drop barang di calon tempat tinggal adikku mumpung sang pemilik ada di sana menyelesaikan perbaikan rumah yang tinggal sedikit, lalu kami ke daerah Jin Wu Xing, pasar yang menjual segala macam kebutuhan, keluaran Metro Da Zong Si. Kami lunch di gedung mall yang baru jadi di daerah Da Zong Si itu. Ini lunch-nya, agak berlemak, tapi enak :

image_20.jpeg image_21.jpeg

image_22.jpeg image_23.jpeg

Kami ga sadar kalo porsi dibuat sepaket. 1 paket ada nasi, sayur, makanan utama & 1 mangkok kuah ayam / bebek (kami pilih ayam, karena bebek dah pasti lebih bau amis).

Setelah dari Jin Wu Xing, kami balik ke Xi Dan karena tiba2 ada permintaan beli sabuk dari adikku yang di rumah untuk papaku. Keluar dari Metro Xi Dan, kami melewati taman yang kemarinnya ga penuh orang, hari ini sangat penuh orang.

image_24.jpeg

Sampai eskalator menuju jembatan penyebrangan pun lautan manusia :

image_25.jpeg

Dan sempat terlihat antrian mobil macet total di jalan kecil di bawah jembatan penyebrangan, sama aja deh kaya di Jakarta :

image_26.jpeg

Ga banyak yang menarik untuk dibeli di Xi Dan, beneran akhirnya hanya 2 sabuk kubelikan untuk papaku. Setelah berputar2, ahirnya kami dinner rebus2 sendiri seperti suki. Harganya OK, porsi besar :

image_27.jpeg Yang super enak itu saus yang warna coklat itu tuh... Enak tenann...

Yang iris tipis bagian paling kanan itu ternyata ayam loh. Ngirisnya tipis bener sampe seperti bawang. Kuah bisa pilih yang seperti di foto (bening) atau kuah asam pedas (warnanya jauh lebih merah).

Setelah kenyang, kami pun balik ke Metro untuk pulang. Di stasiun Metro, ternyata terjadi kemacetan parah di gerbang masuk & keluar, karena orang sana pada maunya buru2 ga sabaran mau jalan, tapi komputer pembaca lelet, jadilah macet semuah dehh :

image_28.jpeg Itu orang berjubel di bawah tanda silang & tanda panah tuh. Pokoke Beijing ini beneran lautan manusia deh... Saya pribadi sih sutres liatnya :P

Demikian catatan perjalananku... Semoga sharing ini berguna :)

 

PREVIOUS POSTS :

PART 1 : http://gabywhee.multipers.com/blog/view/524e809036bd148954/catatan.perjalanan.ke.beijing.27.sept.3.okt.2013/

PART 2 : http://gabywhee.multipers.com/blog/view/524f427d1e5a687765/catatan.perjalanan.ke.beijing.27.sept.3.okt.2013/

Interesting
Interesting

mantapp.... tq reviewny mak  Awesome

5 years ago

terima kasih mak anella  Laugh

5 years ago

sama2 mak gaby Smile

5 years ago

sipppp makkk.....seneng baca nya.... Smile

5 years ago

Serasa ikutan jalan2 sama mba Gabrielle  Smile
TFS  Awesome

5 years ago

same2 mak ery  Smile

5 years ago
Please login to comment this article.